Postingan

Menampilkan postingan dengan label perasaan

Memposisikan DIri

Gambar
Gambar 1. Tas kecil Jadi beberapa waktu yang lalu, gue pulang naik kereta. Di sana, gue berdiri di dekat seorang bapak yang ternyata merupakan seorang tuna wicara. Ia hanya dapat berkomunikasi dengan bahasa isyarat, tampak sekali bahwa terlalu banyak kata yang ia ingin sampaikan, tapi apa daya mulut tak dapat berucap. Oleh karena komunikasi yang dapat ia lakukan hanya dengan isyarat, akhirnya gue pun mencoba *dengan bahasa isyarat  amburadul  karya Ricky Nauvaldy* untuk berkomunikasi dengannya. Walaupun ada beberapa miss  yang tidak gue herankan karena memang tidak ada dasar yang kami berdua sama-sama mengerti, tetapi perasaan "dihargai" merupakan sesuatu yang tidak ada duanya. Apa yang kami obrolkan? Itu, gambar disamping. Jadi, gue hanya bawa tas yang besarnya kecil *loh*. Ukurannya boleh dibilang lebih cocok untuk dipakai oleh anak TK, walaupun sebenarnya tas ini memang didesain bukan hanya untuk anak TK. Hal tersebut yang dia merasa "lucu" dan tak hentinya ...

Percayakan Saja

Suatu hal yang bisa menjadi hal tersulit bagi manusia adalah percaya. Lumrah bagi manusia untuk tidak percaya dalam artian waspada. Contohnya adalah tidak percaya pada prang yang baru kenal di dalama bis umum, dan tiba-tiba ia menawarkan permen. Bisa juga tidak percaya pada orang yang sok akrab, walaupun sebenarnya bisa jadi orang tersebut telah mengenal kita. Maka biasanya ia mengenalkan diri, dan perlahan namun pasti mendapatkan kepercayaan kita. Kita merasa nyaman, dan lama kelamaan bisa sepenuhnya percaya. Bukan hal yang mudah didapat, ya?